Spot Camping Terbaik di Pantai Gunung Kidul

Ke pantai buat nikmati sunrise atau sunset tentu telah terbiasa kamu kerjakan namun kalian bisa camping di Pantai Gunung Kidul. Tetapi, jika camping di pantai, sudah pernahkah kamu cobanya?

Jika belum, coba baca jejeran pantai elok di Gunung Kidul, Jogja di bawah ini, yang kemungkinan bisa saja spot paling oke buat camping perdanamu di pinggiran pantai bersama beberapa orang tersayang. Situasinya asyik sekali dan membuat lupa pulang!

Spot Camping Terbaik di Pantai Gunung Kidul

Spot Camping Terbaik Yang Bisa Kalian Pilih

  1. Pantai Sedahan

Diawali pada pantai disamping timur Gunung Kidul, yok. Ada satu pantai terselinap namanya pantai Sedahan. Disebutkan terselinap sebab untuk capai bibir pantai, kamu diwajibkan berjalan kaki dari tempat parkirkan sepanjang seputar 30 menit. Pantai ini demikian disukai selaku posisi camping sebab condong tidak ramai pengunjung.

Baca Juga: Selat Indonesia Menyimpan Pulau yang Indah

Keunikan pantai Sedahan ialah dua bukit karang menjuru ke laut yang membatasi garis pantai. Hingga, bila disaksikan di atas, pantai itu terlihat seperti satu teluk. Saat air laut sedang kering, kamu berkesempatan menyaksikan landasan bukit karang yang mengapit pantai Sedahan.

  1. Pantai Greweng

Tidak jauh dari pantai Sedahan, cuman terbatasi oleh satu bukit di samping barat, ada pantai sama yang dikenali dengan pantai Greweng. Sepintas kemunculan pantai yang sediakan mata air di dekat bibir pantai ini seperti terlihat pantai Sedahan. Baik dari bukit karang yang mengapitnya, atau posisi pantai yang serupa satu teluk.

Tetapi, kesan yang lain dapat kamu temui waktu punya niat camping di pantai Greweng ialah peristiwa sunset-nya. Walau sedikit terhambat bukit karang disamping barat, semburat matahari tenggelam bisa kamu cicipi dengan bagus dari pinggiran pantai Greweng.

  1. Pantai Ngrumput

Masalahnya pantai berbatu karang dengan bukit-bukit kecilnya ialah spot yang syahdu sekali buat melepaskan capek. Sarana seperti warung makan, toilet, dan musala juga ada untuk beberapa camper, meskipun baru seadanya.

Posisinya yang ada di atas pantai, membuat kamu dapat melihat keseluruhnya tempat pantai Ngrumput tanpa batasan. Di bukit ini juga, daya tarik sunset dapat kamu cicipi dengan bebas.

  1. Pantai Sanglen

Berlainan dengan beberapa pantai awalnya, garis pantai di pantai Sanglen termasuk lebih panjang hingga kamu lebih lega melihat laut terlepas. Tetapi, pasir yang akan kamu temui masih sama, yakni warna putih dengan teksturnya yang lembut. Benar-benar nyaman selaku alas kamu tidur dalam tenda.

Hal menarik dari pantai Sanglen ialah jumlahnya pohon cemara laut di sejauh pinggir pantai, yang membuat posisi ini demikian teduh walau waktu siang bolong. Didampingi angin semilir dan deburan ombak, ada di rimbunnya pohon cemara laut rasanya seolah tengah di surga.

  1. Pantai Wohkudu

Referensi pantai paling akhir di Gunung Kidul untuk camping ialah pantai Wohkudu. Garis pantai Wohkudu bisa disebut pendek, tetapi hanya di pantai ini kamu dapat menemui tanah lega yang banyak rumput hijau selaku batasan dengan pasir pantai. Bukit di kanan-kiri yang lebat dengan pohon-pohon menambahkan meriah kecantikan spot pantai Wohkudu.

Tidak cuman berpasir putih, pantai Wohkudu tawarkan batu-batuan karang bermacam ukuran yang hebat sekali untuk membuat foto-fotomu lebih canggih. Eits, tetapi tidak boleh bingung, ya jika waktu musim kemarau, tanah lega di pantai ini akan jadi gersang dan terlihat kecokelatan. Tidak akan kurangi keelokannya, kok.

  1. Pantai Nguluran

Di Pantai Nguluran Anda akan disuguhi daya tarik laut yang eksotik di atas tebing, membuat seperti “Uluwatu mini.” Tetapi ada satu yang spesial di sini yang tidak Anda temui di Uluwatu!

Hal spesial itu ialah teras kaca tembus pandang yang menjuru ke laut, yang dapat “mengetes nyali” Anda. Pikirkan saja rasanya jika Anda berdiri di atas kaca tembus pandang dan menyaksikan terang lautan berkobar-kobar langsung di bawah kaki Anda.

Tetapi tenang saja, super aman kok. Jangankan dijejak, tempat ini telah berkali-kali jadi tempat swafoto nomor top. Nah, jika Cinderella populer dengan sepatu kacanya, posting instagram Anda ditanggung populer karena latar teras kaca ini.

Di sini ada juga tempat swafoto yang lain cukup hebat lho, yakni bangku raksasa di tepi laut dan becak bersayap. Ingin tahu kan?

  1. Pantai Watu Nene

Apa yang akan dijumpai antara tebing yang gagah membubung dengan laut terlepas? Jawabnya ialah alam menarik yang tidak membuat mata jadi jemu. Itu keelokan Pantai Watu Nene. Sudah tentu, Pantai Watu Nene semakin lebih sunyi dan tenang, lebih seperti pantai individu!

Pantai ini pas lho untuk kemping sekalian memburu matahari senja.

Tetapi perjalanan capai pantai ini tidak demikian gampang. Anda harus mencari jalan kecil menuruni tebing yang cukup beresiko. Jadi berharap waspada ya. Waktu air laut sedang kering,

  1. Pantai Ngrawah

Pantai elok yang ini memang pakar bersembunyi, posisinya ada dibalik perkebunan warga. Tetapi canggihnya daya tarik Pantai Ngrawah ini tidak dapat diselinapkan selama-lamanya.

Di atas, Pantai Ngrawah terlihat seperti daratan agak miring yang dijepit dua tebing kuat di kiri dan kanannya. Bagaimana kemunculan dari pantai ini sendiri? Jika ingin tahu, silahkan tiba kesini, yang jelas mempesona!

Pantai berpasir putih agak miring ini tawarkan daya tarik sunset mengagumkan dan udara malam yang berteman hingga pas jadi arah kemping.

Dan rupanya latar perkebunan singkong dan jagung warga seputar membuat pantai ini jadi unik dibanding beberapa pantai yang lain lho.

  1. Pantai Wedi Ombo

Pengin merendam di laut tetapi takut tersapu ombak? Anda bisa melakukan di Pantai Wedi Ombo yang berada di Gunung Kidul. Di situ Anda bisa santai dalam air laut dengan tenang sekalian menanti matahari tenggelam.

Dikitari oleh rangkaian karang yang berjajar rapi, sepintas laguna alami di Pantai Wedi Ombo terlihat seperti menyengaja dibikin oleh manusia.

Walau nampak aman, tetapi Anda harus siaga sebab ombak yang tinggi masih bisa capai kolam alami itu dan menggeret Anda ke laut atau membuat Anda terhempas ke karang.

  1. Pantai Jogan

Terselinap dibalik bukit-bukit kapur di teritori geopark Gunung Sewu ada panorama yang terhitung sangat jarang di Indonesia, yakni air terjun langsung jatuh dari tebing ke bibir laut.

Pantai Jogan berada di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Memiliki jarak seputar dua jam perjalanan dari Kota Yogyakarta, Pantai Jogan sering terlewati oleh beberapa pelancong sebab harus dilakukan dengan berjalan kaki sepanjang beberapa ratus mtr. dari Pantai Siung yang lebih populer.

Tentunya tempat ini benar-benar pas untuk Anda yang memerlukan sedikit privacy.

Air terjun yang jatuh langsung ke laut bukan salah satu panorama mengagumkan di sini.

Pengunjung yang cukup bernyali bisa nikmati siraman air terjun itu dari bawah tebing dengan canyoning atau rappelling. Pasti dibutuhkan perlengkapan mencukupi dan kekuatan oke untuk melakukan, sebab walau sudah ada kayu-kayu untuk pegangan, batu-batuan yang perlu dilewati cukup terjal dan licin.

Dan bukan hanya itu rintangan yang perlu dilewati, Anda akan bertemu dengan beberapa ribu kepiting kecil di sela karang yang tidak enggan untuk mencapit kaki Anda! Jika hanya satu-dua capitan sich tidak jadi masalah, tetapi pikirkan jika banyak. Bagaimana, ditantang untuk cobanya

  1. Pantai Kukup

Pantai dengan bentangan pasir putih yang lumayan luas ini adalah salah satunya pantai paling populer di Yogyakarta.

Yang membuat Pantai Kukup lebih unik ialah ada rangkaian terumbu karang yang memiliki jarak seputar 100 mtr. dari bibir pantai yang membuat perlindungan pantai dari terpaan ombak besar.

Mengakibatkan, perairan di seputar pantai ini jadi tenang , dangkal dan jernih hingga jadi seperti satu kolam besar yang dihias bermacam ikan hias berwarna-warni dan biota laut yang lain. Tetapi berhati-hati ya janganlah sampai mencapai bulu babi, sebab bisa fatal akibatnya… Ouch!

Dan seperti pada Tanah Lot, disamping timur Pantai Kukup ada pulau karang namanya Pulau Jumino. Untuk meraihnya, pengunjung bisa lewat satu jembatan penyambung. Di pulau karang itu ada satu gardu pandang yang menyengaja dibuat untuk pelancong yang pengin nikmati panorama laut terlepas.

Hayo, auto mupeng ingin camping di beberapa pantai di atas, kan? Saat sebelum pergi ke situ, yakinkan kamu telah memiliki komitmen selalu untuk jaga kebersihan posisi itu, ya. Diamkan mereka masih asri dan lestari walau semakin ramai didatangi.